Kamis, 09 Januari 2014 - 21:51:26 WIB
Anies Baswedan Kritik Rp 23 Triliun APBN Untuk Perjalanan DinasKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 1283 kali


Baca Juga:Machfud Suroso Bantah Libatkan Anas Soal HambalangAkuisisi Sarana Karya, Wika Kucurkan Modal Rp 290 MiliarJORR W2 Utara Beroperasi, Membuka Akses Baru Menuju Bandara SoettaAdji Firmantoro: 2014 Modal Belanja WIKA Naik 11,7% Untuk Pengembangan Perseroan

EKSNEWS-Salah satu peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat yang sekaligus Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan menyampaikan pidato politiknya dalam kapasitas sebagai peserta konvensi capres PD di Sekretariat Komite Konvensi, Jalan Pati Unus Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (09-01-2013).

Pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara oleh pejabat publik menjadi perhatian Anies. “Biaya perjalanan dinas angkanya dahsyat. Padahal APBN bukan untuk kepentingan penyelenggara negara atau kepentingan politik, tapi untuk rakyat,” kata dia.

Anies memaparkan, pada tahun 2009 negara menganggarkan Rp2,9 triliun untuk perjalanan dinas yang kemudian meningkat menjadi Rp12,7 triliun dalam APBN Perubahan. Tahun 2014 ini, anggaran perjalanan dinas itu bahkan naik lagi menjadi Rp32 triliun.

“Yang harus sejahtera adalah orang-orang Indonesia, bukan pengelola negara. Ini contoh konkret kesalahan pengelolaan uang negara,” ujar Anies. Dana perjalanan dinas sebesar itu seharusnya digunakan untuk kebutuhan lain seperti kesehatan dan pendidikan.

Salah satu kunci untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah dengan membentuk kabinet berisi orang-orang berkompeten, dan mendahulukan kepentingan publik.

“Indonesia mempunyai Rp12 ribu triliun untuk menyejahterakan rakyat. Lima persen saja, Rp10 triliun, bisa membangun lebih dari 10 ribu puskesmas dengan fasilitas lengkap,” tambah Anies. (hsb)


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.